Kamis, 24 Maret 2011

Untuk Semua yang bernama CINTA


Untuk Semua yang bernama Cinta
Mereka yang tak mengenal cinta mencelamu sungguh, cintamu padanya adalah kewajaran.
Mereka bilang, cinta telah membuatmu hina
Padahal kau orang yang paling hafal agama.
Kukatakan pada mereka, mengapa mencelanya.
...Karena ia mencintai dan dicintai sang kekasih
Jangan berlagak suci, menyebut cinta sebagai dosa
Bahkan Muhammad pun tak akan mencela para pecinta
Dia tak pernah menghina umatnya yang jatuh cinta.

Senin, 21 Maret 2011

Jalan Cinta Para Pejuang




Salim A. Fillah, Pro U media
Dia sangat bersih, wajahnya berseri-seri,
bagus perawakannya, tidak merasa berat karena gemuk.
tidak bisa dicela karena kepalanya kecil, elok dan tampan,
dimatanya ada warna hitam, bulu matanya panjang,
lehernya jenjang, matanya jelita, memakai celak mata,
alisnya tipis, memanjang dan bersambung,
rambutnya hitam,
jika diam dia tampak berwibawa,
jika berbicara dia tampak menarik,
dia adalah orang yang paling elok dan menawan jika dilihat dari kejauhan,
tampan dan manis setelah mendekat.
::. Ummu Ma'bad Al Khuzaiyyah, tentang Rasulullah .::

Salahnya Kodok



Penulis: Mohammad Fauzil Adhim
Penerbit: Mitra Pustaka

Kreatifitas itu penting, tapi….

      Menjelang penghujung abad 20, sekelompok ilmuwan di Jepang telah berhasil meniru struktur kimia feromon (zat perangsang) seks yang dilepaskan oleh kumbang lamellicorn  jenis Exomala orientalis dan Anomala octienscostata. Feromon seks berfungsi untuk menarik lawan jenis saat musim kawin. Feromon tiruan ini ternyata berhasil dengan gemilang. Kreativitas ilmuwan-ilmuwan jepang terbukti mengagumkan. 1 gram kapsul feromon betina mampu menarik lebih dari 10.000 kumbang jantan dalam waktu 7,5 jam. Dapat dibayangkan seribu kumbang!
      Yang tidak dapat dibayangkan, adalah nasib kumbang yang tidak sedikit jumlahnya. Setelah semua kumbang terkumpul, tidak satu per satu, semua kumbang itu dibantai sekaligus. Mati. Peristiwa unik tersebut menunjukkan kepada kita betapa kreatifnya ilmuwan-ilmuwan jepang.
Tapi, benarkah kreativitas yang seperti itu ?
Rasulullah bersabda :  “sesungguhnya Rasulullah saw melaknat orang yang sadis kepada binatang.” (H.R. Ad Darami)